Radio Muslim

Hitstats :

Lima Hukum dalam Islam


A. Arti Hukum Islam

Hukum Islam adalah peraturan² dan ketentuan² yg berhubungan dengan kehidupan manusia berdasarkan Al-Qur'an dan Hadist. Hukum Islam biasa di sebut Syariat Islam.

B. Mukalaf

Mukalaf adalah Orang yang telah dewasa yang wajib menjalankan Hukum islam ( syariat islam ).Batasan dewasa di sini adalah jika seseorang telah mencapai akil baligh, yakni telah sempurna akalnya ( telah mampu membedakan baik dan buruk ), dan bagi anak laki2 telah keluar air mani, atau telah mimpi bersetubuh,atau telah berusia 15 thn ; sedangkan bagi anak perempuan telah mengalami menstruasi ( haid ), yaitu keluarnya darah kotor dari rahimnya, serta telah berusia 9 tahun lebih.

C. Lima Hukum Islam

  1. Wajib (Fardlu)

    Asal arti kata Wajib (Fardlu) adalah : Harus, tidak boleh tidak.

    Wajib Dalam ilmu FIQIH berarti amal ( perbuatan ) yang bila di kerjakan mendapat pahala dan bila di tinggalkan mendapat Dosa.Istilah lain dari wajib adalah fardhu. sedangkan wajib /fardhu di bagi 2,yaitu :

    a). wajib fardhu Ain, artinya amal ( perbuatan ) yang harus di kerjakan oleh setiap mukalaf ( kewajiban perseorangan), misalnya mengerjakan sholat 5,puasa ramadhan, dan sebgainya.

    b). wajib/fardhu kifayah, artinya amal ( perbuatan ) yang cukup di lakukan oleh beberapa orang mukalaf saja, sedangkan yang lainnya bebas bebas dari kewajiban itu. akan tetapi jika tak ada seorangpun yang melakukannya, maka semua orang mukalaf di daerah ( tempat ) itu berdosa, misalnya memandikan jenazah ( mayat ), mengafani ( membungkus ), menyembahyangkan dan menguburkannya.


  2. Sunat atau Mandub

    Asal arti kata Sunat atau Mandub adalah : Jalan, Sesuatu yang bisa dipakai/dikerjakan.

    Sunat Dalam ilmu FIQIH berarti amal ( perbuatan ) yang bila di kerjakan mendapat pahala dan bila di tinggalkan tidak berdosa.

    sunat juga di bagi 2, yaitu :

    a). Sunat muakkad, artinya sunat yang sangat di anjurkan, mengerjakannya, karena Rasullulah selalu mengerjakan dan jarang meninggalkanya, misalnya sholat tarawih, sholat idul fitri dan idul adha, sholat tahajud, sholat dhuha, dan lain-lain.

    b). Sunat Ghairu muakkad, artinya sunat yang di anjurkan mengerjakannya, tetapi tidak sepenting sunat muakkad, karena Rasullulah kadang2 mengerjakannya dan kadang2 tidak, misalnya sholat sunat 2 rakaat sebelum magrib, 4 rakaat sebelum ashar, dll.


  3. Haram

    Asal arti kata Haram adalah : Sakti, Angker, Larangan atau Pantangan.

    Haram Dalam ilmu FIQIH berarti amal ( perbuatan ) yang bila di kerjakan mendapat Dosa dan bila di tinggalkan mendapat pahala, misalnya berzina, meminum minumaan keras,mencuri, menipu, berdusta, durhaka kepada ibu bapak,dsb.


  4. Makruh

    Asal arti kata Makruh adalah : Hal yang tidak disukai.

    Makruh Dalam ilmu FIQIH berarti amal ( perbuatan ) yang bila di kerjakan tidak berdosa dan bila di tinggalkan mendapat pahala.secara singkat, yg di sebut makruh adalah suatu perbuatan yang sebaiknya di tinggalkan, contohnya merokok,memakan petai,jengkol,bawang mentah, dan lain sebagainya.


  5. Mubah atau Halal

    Asal arti kata Mubah atau Halal adalah : dibolehkan atau tidak ada larangan.

    Mubah Dalam ilmu FIQIH berarti amal ( perbuatan ) yang bila di kerjakan atau di tinggalkan tidak mendapat pahala dan tidak berdosa.dengan kata lain,amal ( perbuatan) yang boleh di kerjakan dan boleh tidak dikerjan, misalnya makan,tidur,dan sebagaianya.



HUKUM LAINNYA DALAM ISLAM


D. Syarat

Syarat adalah ketentuan2 atau perbuatan2 yang harus di pehuhi sebelum melakukan suatu pekerjaan.tanpa memenuhi ketentuan atau perbuatan tersebut,suatu pekerjaan di anggak tidak sah, misalnya menutup aurat sebelum mengerjakan sholat,dan lain sebagainya.

E. Rukun

Rukun adalah ketentuan atau perbuatan yang harus dipenuhi dalam melakukan suatu pekerjaan. Tanpa memenuhi ketentuan atau perbuatan tersebut, suatu pekerjaan di anggak tidak sah, misalnya membaca surat Al-Fatihah dalam shoalt, dan lain sebagainya.

F. Sah

Sah artinya syarat dan rukunnya telah terpenuhi secara benar.misalnya,sholat seseorang dia nggap sah jika sholat itu di kerjakan sesuai dengan syarat dan rukunnya yang telah di tentukan, dan di kerjakan dengan benar.

G. Batal

Batal artinya syarat dan rukunnya belum terpenuhi seluruhnya, atau telah terpenuhi tetapi tidak di lakukan secara benar.
4 komentar | Baca Selengkapnya...

Pengertian Hukum Islam dan Sumbernya


Hukum adalah peraturan yang dibuat berdasarkan kesepakatan. Bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang madani, aman, nyaman, dan terkendali. Hukum dibuat sebagai pembatasan atas tingkah laku manusia yang tidak bertanggung jawab sehingga perlu media untuk melindungi orang lain dari orang yang tidak bertanggung jawab tersebut.

Hukum Islam
Hukum bisa berdasarkan atas kesepakatan adat, ketetapan daerah, ataupun ketetapan agama. Salah satu hukum yang berafiliasi kepada agama adalah hukum Islam. Pengertian hukum Islam adalah hukum yang bersumber kepada nilai-nilai keislaman, yang dibentuk dari sumber dalil-dalil agama Islam. Hukum itu bisa berarti ketetapan, kesepakatan, anjuran, larangan, dan sebagainya.

Hukum Islam hanya ditunjukkan kepada orang-orang yang beragama Islam dan tidak ditunjukkan kepada orang yang non-Islam. Jika ada orang Islam yang melanggar hukum Islam, orang itu harus diadili sesuai dengan ketentuan dalil-dalil agama Islam. Ada beberapa sumber yang menjadi landasan dalam membuat ketetapan hukum Islam. Sumber-sember tersebut adalah sebagai berikut.

Al Quran
Al quran adalah kitab suci umat Islam. Kitab tersebut diturunkan kepada nabi terakhir, yaitu Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Al quran memuat banyak sekali kandungan. Kandungan-kandungan tersebut berisi perintah, larangan, anjuran, ketentuan dan sebagainya.

Al quran menjelaskan secara rinci bagaimana seharusnya manusia menjalani kehidupannya agar tercipta masyarakat yang madani. Maka dari itu, ayat-ayat Al quran inilah yang menjadi landasan utama untuk menetapkan suatu hukum.

Hadis
Hadis adalah segala sesuatu yang berlandaskan pada Rasulullah SAW. Baik berupa perkataan, perilaku, persetujuan, dan sifat beliau. Hadis menjadi landasan sumber yang paling kuat setelah Al quran. Nabi Muhammad menjadi sosok yang paling sentral bagi umat Islam karena umat Islam meyakini bahwa segala perbuatan Rasulullah tidak sedikit pun yang bertentangan dengan Al quran dan beliau terbebas dari kesalahan.

Ijma' Ulama
Ijma' ulama adalah kesepakatan para ulama yang mengambil simpulan berdasarkan dalil-dalil Al quran atau hadis. Para ulama mengambil ijma' karena dalam Al quran ataupun hadis tidak dijelaskan secara teperinci sebuah ketetapan yang terjadi pada masa itu atau kini.

Dengan demikian, para ulama mengadakan rapat dan membuat kesepakatan sehingga hasil rapat atau kesepakatan tersebut menjadi ketetapan hukum. Ijma ulama tidak boleh bertentangn dengan al-Qur'an ataupun hadis.

Qiyas
Qiyas berarti menjelaskan sesuatu yang tidak ada dalil nashnya dalam Al quran ataupun hadis dengan cara membandingkan sesuatu yang serupa dengan sesuatu yang hendak diketahui hukumnya tersebut. Misalnya, dalam Al quran dijelaskan bahwa segala sesuatu yang memabukkan adalah haram hukumnya.

Al quran tidak menjelaskan bahwa arak haram, sedangkan arak adalah sesuatu yang memabukkan. Dengan demikian, kita akan mengambil qiyas bahwa arak haram hukumnya karena memabukkan. Itulah sumber-sumber utama yang menjadi landasan untuk menetapkan hukum Islam.

anneahira[dot]com
1 komentar | Baca Selengkapnya...

Download Al Qur'an mp3 Saad El Ghamidi Lengkap

saad-al-ghamidi
Menurut assabile[dot]com, Saad El Ghamidi سعد الغامدي adalah qori (pembaca Al Quran) berkewarganegaraan Saudi. Beliau lahir pada tahun 1968 di Mantiqah Syarqiyyah (beribukota Dammaam), Saudi Arabia. Saad Al Ghamidi menempuh pendidikannya di kota Dammam. Sebagai seorang pelajar, beliau sangat aktif pada masanya. Beliau sering kali berpartisipasi dalam banyak kegiatan, ikut serta dalam berbagai organisasi, dan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan menghafal Al Quran. Beliau menyelesaikan pendidikannya dari Universitas Syariah pada jurusan Ushuul Ad Dien. Pada tahun 1990, beliau telah menghafal 30 Juz Al Quran.

Bacaan Al Quran beliau sangat mudah dicirikan dengan lantunan suara yang sangat indah. Pada tahun 1985, beliau meniti karir sebagai seorang Munsyid (pelantun nasyid). Rekaman pertamanya yang sangat sukses dan menjadikan beliau dikenal luas adalah "Malakna Hadihi Donya Qorounan" dan "Gharbane". Kini Saad El Ghamidi dikenal sebagai seorang imam sholat-sholat tarawih di masjid di kota Damaam.

Rekaman bacaan Al Quran beliau juga sangat sukses. Selain dikenal di banyak dunia arab, beliau juga dikenal di beberapa negara luar Arab seperti Austria, Amerika Serikat dan Inggris. Dalam hal bacaan Al Quran, beliau diketahui memiliki sandaran periwayatan ( Al Isnad), yakni Isnad periwaratan dari jalur Hafs 'an Assem.

Berikut dibawah ini table download High Quality mp3 untuk masing² surat :

No Surah Download
001 Al-Fatihah mp3
002 Al-Baqarah mp3
003 Ali-Imran mp3
004 An-Nisaa mp3
005 Al-Maaidah mp3
006 Al-Anaam mp3
007 Al-A'raf mp3
008 Al-Anfal mp3
009 At-Taubah mp3
010 Yunus mp3
011 Hud mp3
012 Yusuf mp3
013 Ar-Ra'ad mp3
014 Ibrahim mp3
015 Al-Hijr mp3
016 An-Nahl mp3
017 Al-Israa' mp3
018 Al-Kahfi mp3
019 Maryam mp3
020 Tha-Ha mp3
021 Al-Anbiyaa' mp3
022 Al-Hajj mp3
023 Al-Mu'minun mp3
024 An-Nuur mp3
025 Al-Furqan mp3
026 Ash-Shu'ara mp3
027 An-Naml mp3
028 Al-Qasas mp3
029 Al-Ankabut mp3
030 Ar-Rum mp3
031 Luqman mp3
032 As-Sajdah mp3
033 Al-Ahzab mp3
034 Saba mp3
035 Fatir mp3
036 Ya-Seen mp3
037 As-Saaffat mp3
038 Sad mp3
039 Az-Zumar mp3
040 Ghafir mp3
041 Fussilat mp3
042 Ash-Shura mp3
043 Az-Zukhruf mp3
044 Ad-Dukhan mp3
045 Al-Jathiya mp3
046 Al-Ahqaf mp3
047 Muhammad mp3
048 Al-Fath mp3
049 Al-Hujraat mp3
050 Qaf mp3
051 Adh-Dhariyat mp3
052 At-Tur mp3
053 An-Najm mp3
054 Al-Qamar mp3
055 Ar-Rahman mp3
056 Al-Waqia mp3
057 Al-Hadid mp3
058 Al-Mujadila mp3
059 Al-Hashr mp3
060 Al-Mumtahina mp3
061 As-Saff mp3
062 Al-Jumua mp3
063 Al-Munafiqoon mp3
064 At-Taghabun mp3
065 At-Talaq mp3
066 At-Tahrim mp3
067 Al-Mulk mp3
068 Al-Qalam mp3
069 Al-Haaqqa mp3
070 Al-Maarij mp3
071 Nooh mp3
072 Al-Jinn mp3
073 Al-Muzzammil mp3
074 Al-Muddaththir mp3
075 Al-Qiyama mp3
076 Al-Insan mp3
077 Al-Mursalat mp3
078 An-Naba mp3
079 An-Naziat mp3
080 Abasa mp3
081 At-Takwir mp3
082 Al-Infitar mp3
083 Al-Mutaffifin mp3
084 Al-Inshiqaq mp3
085 Al-Burooj mp3
086 At-Tariq mp3
087 Al-Ala mp3
088 Al-Ghashiya mp3
089 Al-Fajr mp3
090 Al-Balad mp3
091 Ash-Syams mp3
092 Al-Lail mp3
093 Ad-Dhuha mp3
094 Al-Inshirah mp3
095 At-Tin mp3
096 Al-Alaq mp3
097 Al-Qadr mp3
098 Al-Bayyina mp3
099 Az-Zalzala mp3
100 Al-Adiyat mp3
101 Al-Qaria mp3
102 At-Takathur mp3
103 Al-Asr mp3
104 Al-Humaza mp3
105 Al-Fil mp3
106 Quraish mp3
107 Al-Maun mp3
108 Al-Kauther mp3
109 Al-Kafiroon mp3
110 An-Nasr mp3
111 Al-Masadd mp3
112 Al-Ikhlas mp3
113 Al-Falaq mp3
114 An-Nas mp3



Untuk melihat daftar Qori lainnya berikut downloadnya klik disini
0 komentar | Baca Selengkapnya...

Asmaul Husna اسماء الله الحسنى

Asmaul Husna
قال الله تعالى: (وَللهِ الأَسْمَاءُ الحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا وَذَرُوا الَّذِينَ يُلحِدُونَ فِي أَسْمَائِهِ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ) : الأعراف:180


Hanya milik Allah asma-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asma-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam [menyebut] nama-nama-Nya.

Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. (Al-A'Rof:180)

Berikut dibawah ini nama-nama Allah (Asmaul Husna):
  1. Ar-Rahman (Ar Rahman) Artinya Yang Maha Pemurah
  2. Ar-Rahim (Ar Rahim) Artinya Yang Maha Mengasihi
  3. Al-Malik (Al Malik) Artinya Yang Maha Menguasai / Maharaja Teragung
  4. Al-Quddus (Al Quddus) Artinya Yang Maha Suci
  5. Al-Salam (Al Salam) Artinya Yang Maha Selamat Sejahtera
  6. Al-Mu'min (Al Mukmin) Artinya Yang Maha Melimpahkan Keamanan
  7. Al-Muhaimin (Al Muhaimin) Artinya Yang Maha Pengawal serta Pengawas
  8. Al-Aziz (Al Aziz) Artinya Yang Maha Berkuasa
  9. Al-Jabbar (Al Jabbar) Artinya Yang Maha Kuat Yang Menundukkan Segalanya
  10. Al-Mutakabbir (Al Mutakabbir) Artinya Yang Melengkapi Segala kebesaranNya
  11. Al-Khaliq (Al Khaliq) Artinya Yang Maha Pencipta
  12. Al-Bari (Al Bari) Artinya Yang Maha Menjadikan
  13. Al-Musawwir (Al Musawwir) Artinya Yang Maha Pembentuk
  14. Al-Ghaffar (Al Ghaffar) Artinya Yang Maha Pengampun
  15. Al-Qahhar (Al Qahhar) Artinya Yang Maha Perkasa
  16. Al-Wahhab (Al Wahhab) Artinya Yang Maha Penganugerah
  17. Al-Razzaq (Al Razzaq) Artinya Yang Maha Pemberi Rezeki
  18. Al-Fattah (Al Fattah) Artinya Yang Maha Pembuka
  19. Al-'Alim (Al Alim) Artinya Yang Maha Mengetahui
  20. Al-Qabidh (Al Qabidh) Artinya Yang Maha Pengekang
  21. Al-Basit (Al Basit) Artinya Yang Maha Melimpah Nikmat
  22. Al-Khafidh (Al Khafidh) Artinya Yang Maha Perendah / Pengurang
  23. Ar-Rafi' (Ar Rafik) Artinya Yang Maha Peninggi
  24. Al-Mu'izz (Al Mu'izz) Artinya Yang Maha Menghormati / Memuliakan
  25. Al-Muzill (Al Muzill) Artinya Yang Maha Menghina
  26. As-Sami' (As Sami) Artinya Yang Maha Mendengar
  27. Al-Basir (Al Basir) Artinya Yang Maha Melihat
  28. Al-Hakam (Al Hakam) Artinya Yang Maha Mengadili
  29. Al-'Adl (Al Adil) Artinya Yang Maha Adil
  30. Al-Latif (Al Latif) Artinya Yang Maha Lembut serta Halus
  31. Al-Khabir (Al Khabir) Artinya Yang Maha Mengetahui
  32. Al-Halim (Al Halim) Artinya Yang Maha Penyabar
  33. Al-'Azim (Al Azim) Artinya Yang Maha Agung
  34. Al-Ghafur (Al Ghafur) Artinya Yang Maha Pengampun
  35. Asy-Syakur (Asy Syakur) Artinya Yang Maha Bersyukur
  36. Al-'Aliy (Al Ali) Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia
  37. Al-Kabir (Al Kabir) Artinya Yang Maha Besar
  38. Al-Hafiz (Al Hafiz) Artinya Yang Maha Memelihara
  39. Al-Muqit (Al Muqit) Artinya Yang Maha Menjaga
  40. Al-Hasib (Al Hasib) Artinya Yang Maha Penghitung
  41. Al-Jalil (Al Jalil) Artinya Yang Maha Besar serta Mulia
  42. Al-Karim (Al Karim) Artinya Yang Maha Pemurah
  43. Ar-Raqib (Ar Raqib) Artinya Yang Maha Waspada
  44. Al-Mujib (Al Mujib) Artinya Yang Maha Pengkabul
  45. Al-Wasi' (Al Wasik) Artinya Yang Maha Luas
  46. Al-Hakim (Al Hakim) Artinya Yang Maha Bijaksana
  47. Al-Wadud (Al Wadud) Artinya Yang Maha Penyayang
  48. Al-Majid (Al Majid) Artinya Yang Maha Mulia
  49. Al-Ba'ith (Al Baith) Artinya Yang Maha Membangkitkan Semula
  50. Asy-Syahid (Asy Syahid) Artinya Yang Maha Menyaksikan
  51. Al-Haqq (Al Haqq) Artinya Yang Maha Benar
  52. Al-Wakil (Al Wakil) Artinya Yang Maha Pentadbir
  53. Al-Qawiy (Al Qawiy) Artinya Yang Maha Kuat
  54. Al-Matin (Al Matin) Artinya Yang Maha Teguh
  55. Al-Waliy (Al Waliy) Artinya Yang Maha Melindungi
  56. Al-Hamid (Al Hamid) Artinya Yang Maha Terpuji
  57. Al-Muhsi (Al Muhsi) Artinya Yang Maha Penghitung
  58. Al-Mubdi (Al Mubdi) Artinya Yang Maha Pencipta dari Asal
  59. Al-Mu'id (Al Muid) Artinya Yang Maha Mengembali dan Memulihkan
  60. Al-Muhyi (Al Muhyi) Artinya Yang Maha Menghidupkan
  61. Al-Mumit (Al Mumit) Artinya Yang Mematikan
  62. Al-Hayy (Al Hayy) Artinya Yang Senantiasa Hidup
  63. Al-Qayyum (Al Qayyum) Artinya Yang Hidup serta Berdiri Sendiri
  64. Al-Wajid (Al Wajid) Artinya Yang Maha Penemu
  65. Al-Majid (Al Majid) Artinya Yang Maha Mulia
  66. Al-Wahid (Al Wahid) Artinya Yang Maha Esa
  67. Al-Ahad (Al Ahad) Artinya Yang Tunggal
  68. As-Samad (As Samad) Artinya Yang Menjadi Tumpuan
  69. Al-Qadir (Al Qadir) Artinya Yang Maha Berupaya
  70. Al-Muqtadir (Al Muqtadir) Artinya Yang Maha Berkuasa
  71. Al-Muqaddim (Al Muqaddim) Artinya Yang Maha Menyegera
  72. Al-Mu'akhkhir (Al Muakhir) Artinya Yang Maha Penangguh
  73. Al-Awwal (Al Awwal) Artinya Yang Pertama
  74. Al-Akhir (Al Akhir) Artinya Yang Akhir
  75. Az-Zahir (Az Zahir) Artinya Yang Zahir
  76. Al-Batin (Al Batin) Artinya Yang Batin
  77. Al-Wali (Al Wali) Artinya Yang Wali / Yang Memerintah
  78. Al-Muta'ali (Al Muta Ali) Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia
  79. Al-Barr (Al Barr) Artinya Yang banyak membuat kebajikan
  80. At-Tawwab (At Tawwab) Artinya Yang Menerima Taubat
  81. Al-Muntaqim (Al Muntaqim) Artinya Yang Menghukum Yang Bersalah
  82. Al-'Afuw (Al Afuw) Artinya Yang Maha Pengampun
  83. Ar-Ra'uf (Ar Rauf) Artinya Yang Maha Pengasih serta Penyayang
  84. Malik-ul-Mulk (Malikul Mulk) Artinya Pemilik Kedaulatan Yang Kekal
  85. Dzul-Jalal-Wal-Ikram (Dzul Jalal Wal Ikram) Artinya Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan
  86. Al-Muqsit (Al Muqsit) Artinya Yang Maha Saksama
  87. Al-Jami' (Al Jami) Artinya Yang Maha Pengumpul
  88. Al-Ghaniy (Al Ghaniy) Artinya Yang Maha Kaya Dan Lengkap
  89. Al-Mughni (Al Mughni) Artinya Yang Maha Mengkayakan dan Memakmurkan
  90. Al-Mani' (Al Mani) Artinya Yang Maha Pencegah
  91. Al-Darr (Al Darr) Artinya Yang Mendatangkan Mudharat
  92. Al-Nafi' (Al Nafi) Artinya Yang Memberi Manfaat
  93. Al-Nur (Al Nur) Artinya Cahaya
  94. Al-Hadi (Al Hadi) Artinya Yang Memimpin dan Memberi Pertunjuk
  95. Al-Badi' (Al Badi) Artinya Yang Maha Pencipta Yang Tiada BandinganNya
  96. Al-Baqi (Al Baqi) Artinya Yang Maha Kekal
  97. Al-Warith (Al Warith) Artinya Yang Maha Mewarisi
  98. Ar-Rasyid (Ar Rasyid) Artinya Yang Memimpin Kepada Kebenaran
  99. As-Sabur (As Sabur) Artinya Yang Maha Penyabar / Sabar
0 komentar | Baca Selengkapnya...